Category Archives: Pena Pengasuh

HANYA DO’A YANG DAPAT MENOLAK TAKDIR

Allah SWT berfirman bahwa Allah yang menetapkan apapun yang dikehendaki dan Allah juga yang menghapuskan apapun yang dikehendaki. Termasuk dalam hal ini, yaitu ketentuan takdir untuk setiap orang. Namun, sesuai Sabda Rasulullah SAW, hanya do’a yang mampu menolak takdir. Jadi

DO’A ADALAH IBADAH DAN SENJATA ORANG MUKMIN

  Do’a berasal dari kata “دعاء–يدعو – دعا”,(da’a, yad‘u , du’a) artinya seruan, permohonan, permintaan. Sedangkan menurut pengertian syariat do’a adalah memohon kepada Allah SWT dengan meminta kebaikan dari sisi-NYA dengan ketulusan hati dan penuh pengharapan. عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ،

BERDO’ALAH KEPADA ALLAH, MAKA AKAN DIKABULKAN

  Semua do’a yang dipanjatkan pasti dikabulkan oleh Allah SWT. Ini adalah janji Allah SWT dalam berbagai firman-Nya, juga diperkuat dengan berbagai Sabda dari Rasul-Nya Muhammad SAW. Maka, berdo’alah sesuai dengan adab-adab berdo’a. Hanya ada 3 (tiga) do’a  yang tidak

BERDO’A DALAM SEGALA KEADAAN, SUSAH MAUPUN SENANG

Tatkala tertimpa masalah yang berat atau dikala ingin meraih keinginan yang besar, biasanya seseorang berdo’a dengan khusuk bahkan sampai menangis. Sedangkan dikala senang, hidup serba berkecukupan, cita-cita sudah tercapai,  kemudian lupa berdo’a. Kalaupun berdo’a tidak khusuk seperti saat susah.  Oleh

BERDO’A TERUS MENERUS, JANGAN PUTUS ASA

Jangan berhenti berdo’a sekalipun merasa belum dikabulkan, karena hanya Allah SWT Yang Maha Tahu saat yang tepat do’a itu dikabulkan.   عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لاَ يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ

BERDO’A HANYA UNTUK MEMOHON KEBAIKAN, JANGAN MEMOHON KEBURUKAN DAN PEMUTUSAN SILATURRAHMI

Rasulullah SAW melarang ummatnya berdo’a memohon keburukan ataupun yang menyebabkan terjadinya keburukan. عَنْ جابربن عبداللهرضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ لَا

BERDO’A LEBIH UTAMA JIKA DIULANG – DIULANG

Do’a sebaiknya diulang-ulang beberapa kali. Rasulullah SAW mengulangi do’a sampai 3 kali bahkan dalam beberapa do’a diulangi sampai 7 kali  عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قَالَ: أن النبي صلى الله عليه وسلم : كَانَ إِذَا دَعَا دَعَا ثَلَاثًا

BERDO’A DENGAN MANTAP DAN YAKIN

عَنْ ‏‏أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه ‏‏قَالَ ‏: ‏قَالَ النَّبِيُّ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : “‏ ‏ لَا يَقُلْ أَحَدُكُمْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ ارْحَمْنِي إِنْ شِئْتَ ارْزُقْنِي إِنْ شِئْتَ وَليَعْزِمْ مَسْأَلَتَهُ إِنَّهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ لَا مُكْرِهَ لَهُ