Iseng di Pagi Hari

Ba’da Subuhan (Sholat Subuh berjamaah dan ngaji di Masjid) seperti biasa santri melakukan tabarukkan (roan) ringan selama 10-15 menit. Tak perlu dibagi, masing-masing santri menempatkan diri ke tiap posisi. Nyampu adalah salah satu yang dikerjakan. Selesai roan, santri bebas melakukan kegiatan masing-masing.

Salah satu yang dilakukan beberapa santri setelah roan adalah duduk, ngopi dan main gitar. Satu di antaranya sudah asik memainkan handphone (HP)-nya. Tidak hanya itu, ternyata ada santri lain yang mengambil kendang dan seruling. Meskipun masih ada yang melakukan roan, tak ada salahnya nongkrong sambil main alat musik karena waktu berkegiatan wajib roan sudah selesai. Duduk bersama dan mulai deh membawakan satu dua lagu.

Lagi milih lagu selanjutnya

Tak ada yang spesial sih, namun sekedar melawan rasa kantuk yang masing menyelimuti. Satu lagi santri yang keluar kamar membawa kamera sakunya dan camera roll and action. Iseng-iseng aja ngrekam yang lagi asik bermusik. Ga cuma nyanyi, sempet juga selfie-selfie.

Selfie dulu setelah konser. wkwkwk

Then,
what lesson did you get? (masih kena virus ikutan english club nih, salah bener kalimatnya sing penting nulis se wae)

Jadi pemirsa, kalo menurut saya sih bolehlah ya, sekali-kali, pagi-pagi agak nyante, nyanyi atau ngopi biar pikiran bisa fresh dan siap mengarungi hari. Bukan untuk bermalas-malasan, namun sekedar pembakar semangat untuk selanjutnya berkegiatan harian. Bukan untuk berdebat haram atau tidaknya musik itu, namun sekadar mengekspresikan diri agar ba’da subuhan kami tidak sampai tidur lagi.

Itu dulu aja deh ya. Sekian Saja. Semoga apa yang kita harapkan, segera dikabulkan oleh-Nya.

Oleh: AB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *