Santri Juga Liburan (Bagian 2)

Long weekend ke mana? Kami Ngaji Bareng Kyai di Acara Aqiqah

Di postingan sebelumnya kami (Santri Ponpes Miftahussalam Jogja) bahas full perform kami di acara Aqiqah. Di dalamnya kami tulis mengenai penampilan kami di acara Aqiqah ananda Dzakyona Queen El Huda, putri pertama dari Bapak Huda Sabarudin di Dusun Mlati Beningan, Sendangadi, Mlati, Sleman, D.I.Yogyakarta. Kami tampil secara lengkap sebagai MC, Qari dan pengisi sholawat dengan hadroh ditambah Beliau Bapak KH. Achmad Fadli (Pengasuh Ponpes Miftahussalam Jogja) sebagai pembicaranya.

Prosesi potong rambut

Di dalam acara Aqiqah tersebut, pak Kyai membawakan berbagai materi yang bisa kita (santri, jamaah dan pembaca semuanya) ambil dan diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Materi oleh Al Mukarom Bapak KH. Achmad Fadli

Beberapa materi yang disampaikan oleh Pak Kyai kami tuliskan intinya di bagian ini. Beberapa yang bisa diambil dan diterapkan dari materi yang disampaikan antara lain:
Pertama. Apapun masalah yang dihadapi, beristighfarlah, karena Allah SWT menjamin dengan kita beristighfar maka Allah akan mengirimkan hujan yang lebat, harta akan bertambah banyak, dikaruniai anak, dan diberikan kebun-kebun serta sungai-sungai. Ini tercantum pada QS. Nuh (71) ayat 10-12.
Kedua. Doa orang tua adalah salah satu doa yang paling makbul, wabil khusus doa ibu. Maka dari itu perlu berhati-hati para orang tua terhadap perkataannya kepada anaknya. Diceritakan pula oleh pak Kyai tentang Abdurrahman Assudais yang jadi imam besar Masjidil Haram karena perkataan ibunya dan cerita tentang seorang insinyur bangunan yang tertimpa bangunan karena perkataan ibunya.

Itulah beberapa inti materi yang dibawakan di acara Aqiqah. Semoga bermanfaat dan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Sekian dari kami, wassalamualaikum warokhmatullahiwabarokaatuh.

Oleh AB

Ditulis pada 29 Des 2018
Diposting pada 30 Jan 2019

Kata Kunci:
Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta
Aqiqah, Hadroh, Liburan Natal Tahun Baru Akhir Tahun, Jogja, Pesantren, Asrama Mahasiswa, Miftahussalam Jogja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *