Santri Juga Liburan (Bagian 3)

Long weekend ke mana? Kami Ngaji Bareng Kyai, ngaji kehidupan bentuknya kerja bakti, ga tanggung-tanggung lembur sampe pagi. Pokoknya mantep sekali.

Assalamualaikum. Pibe kabare, pemirsa, sehat? Semoga tetep sehat yah, semoga apa yang kalian inginkan segera tercapai. Aamiin.

Bagian ini sengaja saya buat lebih sante bahasanya, karena emang kegiatannya juga agak sante. Masih satu tema sih kaya postigan sebelumnya, Liburan. Santri Ponpes Miftahussalam Jogja (Kita juga kemarin sempet liburan walopun liburannya mungkin berbeda dengan mahasiswa pada umumnya). Liburan kita isi dengan Roan, membuat rak perkakas dan reboisasi taman.

Sebagai kegiatan rutin memperingati hari libur nasional, kita biasa melakukan roan/ kerja bakti di malam sebelum libur nasional atau pas hari libur nasional. Termasuk libur Natal kemarin, malam sebelumnya kita melakukan kerja bakti.

Awalnya kita lakukan reboisasi taman. Setelah kemarau yang cukup panas dan agak panjang tahun ini, ternyata kerusakannya parah juga. Dan ini yang terparah dari 4 tahun terakhir, karena sampai sekitar satu bulan sejak mulai sering hujan, taman masih terlihat gersang. Jadi kita olah tanahnya, tanami rumput dari tempat lain dan pemberian pupuk. Pastinya ini berbeda dengan mahasiswa pada umumnya. Kan ga ada yah, anak kost gitu trus jam 10 malem sampe jam 2 pagi tu kerja bakti.

Ngroyok selesin rak

Lanjut nyelesein rak yang sempet ketunda. Sejam pengerjaan akhirnya selesai. Lumayan cepet karena sistemnya kropyokan (bareng-bareng) jadinya lumayan cepet. Sekitar jam 3 selese, lanjut makan sebagai penutup kerja bakti. Sejenak nunggu subuh, dan ba’da Ngaji Subuh kita istirahat.

Roan malem-malem

Kalo ada pertanyaan ko Roan malem-malem, jawabannya karena waktu malam lebih banyak dan panjang, trus tidak ada waktu sholat wajib yang terganggu. Selain itu, ternyata kebanyakan santri lebih kuat melakukan roan di malam hari daripada siang hari. Jadi mau ga mau yang tidak biasa begadang ya, ikut menyesuaikan begadang, bahkan sampe paginya lagi ga tidur sebelum jam 10 siang.

Ya, seperti itulah liburan kita. Harapannya sih bisa bermanfaat bagi kita, syukur-syukur untuk orang lain juga. Silahkan ditiru sesuatu yang baiknya, misal Roan-nya itu. Kalo yang ga baik ya jangan ditiru ya.

Itu saja, semoga bermanfaat. Sekian cerita dari saya sebagai perwakilan dari kita. Akhirul kalam. Wassalamualaikum.

Oleh AB

Ditulis pada 29 Des 2018
Diposting pada 3 Jan 2019

Kata Kunci:
Karanggeneng, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta
Aqiqah, Hadroh, Libur Natal Tahun Baru, Jogja, Pesantren, Asrama Mahasiswa, Tabarukkan, Roan, Miftahussalam Jogja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *