KEUTAMAAN BISMILLAH

Materi Dzikir

  
فضل قول بسم الله
KEUTAMAAN BISMILLAH
1.        Baca Bismillah saat akan memulai membaca
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan  ( Q.S. al Alaq: 1)
2.        Baca Bismillah saat akan memulai menulis
Dicontohkan oleh Nabi Sulaiman pada waktu mengirim surat pada Ratu Saba’ (Balqis):
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM (artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). (QS. An-Naml: 30)
3.        Baca Bismillah saat naik perahu, kapal dan pesawat
Disampaikan oleh Nabi Nuh:
وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah  BISMILLAHI MAJREHA WA MURSAHA (artinya:  Dengan menyebut  nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya). Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Hud: 41)
4.         Baca Bismillah saat menyembelih hewan, maka halal dimakan
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
“Janganlah kalian makan (hewan) yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelihnya. Itu sesuatu yang fasik (tidak halal).” (QS. Al-An’am: 121).
5.    Baca Bismillah setiap memulai pekerjaan apasaja, maka akan dipenuhi keberkahan
كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لا يُبْدَأُ فِيهِ ببِسْمِ اللَّهِ فَهُوَ أَبْتَرُ أَوْ قَالَ : أَقْطَعُ أي ناقص البركة
“Setiap perkara yang dikerjakan, yang tidak dimulai dengan ucapan BISMILLAH, maka perkara tersebut menjadi terputus atau dikatakan perkara tersebut kurang berkah”. (Diriwayatkan oleh Al-Hafiz Abdul Qadir Al-Rahawi dalam kitab Al-Arba`in Al-Buldaniyah. Dishahihkan oleh sekelompok ulama seperti Ibnu Shalah dan Al-Nawawiy dalam kitab Al-Azkar. Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan bahwa “hadits ini mempunyai dua jalur atau lebih periwayatan oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya, sebagian ulama mendhaifkannya dan yang lebih tepat adalah derajatnya hasan karena beberapa hadits lain lihat “Majmu’ Fatawa ibnu Baz”  25/135. Demikian pula Syaikh Al-`Azhim Abadi dalam takhrijnya terhadap kitab Jami` Al-Hadits karya Imam Al-Suyuti berpendapat bahwa derajat hadis ini hasan).
6.        Baca Bismillah setiap pagi dan sore, maka akan memperoleh perlindungan dari marabahaya.
عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ فِي صَبَاحِ كُلِّ يَوْمٍ وَمَسَاءِ كُلِّ لَيْلَةٍ بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ ) رواه أبو داود والترمذي(
Dari Ustman bin Affan r.a, berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa diantara hamba mebaca di waktu pagi dan petang BISMILLAHILLADZI LA YADLURRU MA’ASMIHI SYAI’UN FIL ARDLI WA LA FISSAMA’I, WA HUWAS SAMI’UL ‘ALIM (artinya:  Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan membahayakan bersama nama-Nya segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) di waktu shubuh pada setiap hari dan di waktu sore  pada setiap malam sebanyak 3 kali, maka tidak akan membahayakan baginya sesuatu apa pun. (HR. Abu Dawud 5088 dan At Tirmidzi 3310 dan dihasankannya. Disahihkan oleh ibnul Qayyim dalam Zadal ma’ad dan disahihkan al Albani  dalam sahih Abu Dawud).
7.   Baca Bismillah dan bertawakkal setiap akan bepergian, maka akan terlindungi
إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ: “بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ” قَالَ: « يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ. فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَﺮﻮاﻩ أبو داود والترمذي ﻮ ابن حبان   (
Barangsiapa keluar dari rumahnya membaca BISMILLAHITTAWAKKALTU ‘ALALLOHI, LAHAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH (artinya: Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah), maka dikatakan kepadanya, “ Kamu telah tercukupi dan terlindungi ” dan syetan pun akan menjauh darinya.” (HR. Abu Dawud 5095, at-Tirmidzi 3426 dan Ibnu Hibban 822. Disahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Albani)
8.        Baca Bismillah, maka syetan akan mengecil
عن رجل من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم قال: كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَثَرَتْ دَابَّةٌ ، فَقُلْتُ : تَعِسَ الشَّيْطَانُ ، فَقَالَ : لَا تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ ، فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ  وَيَقُولُ : بِقُوَّتِي ، وَلَكِنْ قُلْ : بِسْمِ اللَّهِ ، فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ )رواه أبو داود(
“Aku sedang dibonceng oleh Nabi SAW yang tiba-tiba binatang tunggangannya terpeleset. Aku mengatakan, ‘Binasalah syetan.’ Maka, beliau bersabda, ‘Jangan katakan, ‘Binasalah syetan’, karena jika engkau lakukan itu dia akan menjadi besar sehingga seperti rumah dan dia akan mengatakan, ‘Karena kekuatanku.’ Akan tetapi, katakan BISMILLAH (Dengan nama Allah). Karena jika engkau lakukan demikian, dia akan menjadi kecil sehingga seperti lalat.” (HR. Abu Dawud 4982. Disahihkan al Albani dalam sahih Abu Dawud)
9.        Baca Bismillah saat akan wudlu’, maka sempurna wudlu’nya
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏:  لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لاَ وُضُوءَ لَهُ وَلاَ وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى عَلَيْهِ ) ﺮﻮاﻩ أبود اود(
Bersabda Rasulullah SAW : Tidak ada shalat bagi yang tidak berwudlu dan tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah (membaca basmalah). (HR. Abu Dawud. Disahihkan oleh al Albani)
10.    Baca Bismillah saat makan, maka setan tidak ikut makan
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  :إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ الَّذِي لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ) ﺮﻮاﻩ أبو داود(
Bersabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya setan dibolehkan makan makanan yang tidak dibacakan nama Allah ketika hendak dimakan.”(HR. Abu Dawud)
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى، فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُﺮﻮاﻩ أبو داود ، والترمذي ، وابن ماجة(
Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Jika salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: BISMILLAHI AWWALAHU WA AKHIROHU (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya) (HR.Abu Daud 3767, At  Tirmidzi 1858, Ibnu Majah 3264. Disahihkan al Albani dalam sahih Abu Daud)
أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ” مَنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِي أَوَّلِ طَعَامِهِ فَلْيَقُلْ حِينَ يَذْكُرُ : بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ ، فَإِنَّهُ يَسْتَقْبِلُ طَعَامًا جَدِيدًا ، وَيُمْنَعُ الْخَبِيثُ مَا كَانَ يُصِيبُ مِنْهُ)  ﺮﻮاﻩ ابن حبان(
Barangsiapa  lupa menyebutkan nama Allah yang Maha Kuasa dalam makanan pertamanya, maka ucapkan : BISMILLAHI FI AWWALIHI WA AKHIRIHI(dengan nama Allah pada awal dan akhirnya),   dengan demikain dia seperti makan dari awal lagi, dan setan terhalangi untuk ikut makan bersamanya, yang mana sebelumnya dia telah mendapat bagian dari makanan tersebut (HR. Ibnu Hibban 5213. Disahihkan oleh Al Albani dalam Ash-shahihah 198)
11.    Baca Bismillah saat masuk rumah, maka setan tidak akan ikut menginap
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ، فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ، وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ، فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
Jika seseorang masuk rumahnya dan dia mengingat nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka setan akan berteriak: ‘Tidak ada tempat menginap bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Namun jika dia tidak mengingat Allah ketika masuk maka setan mengatakan, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap’ dan jika dia tidak mengingat nama Allah ketika makan maka setan mengundang temannya, ‘Kalian mendapat jatah menginap dan makan malam’.” (HR. Muslim).
12.    Baca Bismillah saat menutup wadah makanan, wadah air, pintu rumah dan mematikan lampu, maka setan tidak dapat membukanya
غَطُّوا الْإِنَاءَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، وَأَغْلِقُوا الْبَابَ، وأطفؤا السِّرَاجَ، فإن الشَّيْطَانَ لَا يَحُلُّ سِقَاءً، ولا يَفْتَحُ بَابًا، ولا يَكْشِفُ إِنَاءً، فَإِنْ لم يَجِدْ أحدكم إلا أَنْ يَعْرُضَ على إِنَائِهِ عُودًا وَيَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ، فَلْيَفْعَلْ
Tutuplah bejana, ikatlah geribah (tempat menyimpan air yang terbuat dari kulit), tutuplah pintu, matikanlah lentera (lampu api), karena sesungguhnya setan tidak mampu membuka geribah yang terikat, tidak dapat membuka pintu, dan tidak juga dapat menyingkap bejana yang tertutup. Bila engkau tidak mendapatkan tutup kecuali hanya dengan melintangkan di atas bejananya sebatang ranting, dan menyebut nama Allah, hendaknya dia lakukan.” (HR. Muslim)
13.    Baca Bismillah saat akan berhubungan suami-isteri, maka setan tidak bisa mencelakakan anak hasil hubungan tersebut.
لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ: “بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا“، فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
Apabila salah seorang dari kalian (suami) ingin mendatangi istrinya, dan dia membaca doa: BISMILLAH, ALLOHUMMA JANNIBASSYAITON MA ROZAQTANA(artinya: Dengan nama Allah, ya Allah jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkai rezekikan kepada kami). kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari mereka, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya” (HR. Bukhari no.141 dan Muslim no.1434)
14.    Baca Bismillah, saat akan  masuk KM/WC agar Jin tidak melihat aurat
سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ: إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الخَلَاءَ، أَنْ يَقُولَ: بِسْمِ اللَّهِ
Penghalang antara mata jin dengan aurat bani Adam, apabila kalian masuk kamar kecil, ucapkanlah BISMILLAH. (HR. Tirmidzi No. 606. Disahihkan oleh al Albani dalam sahih at Tirmidzi 496)
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ
Maha suci Engkau Ya Allah, dan segala puji bagi-Mu.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau.
Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu
الفقيرالى رحمة الله
ACHMAD FADLI FAUZI

 

 

 

  

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ikuti kami