Ainul Bashir

Celoteh Santri

Assalaamu’alaikum. Perkenalkan, saya Nur Azmi Ainul Bashir. Panggilan akrab saya “Azmi”. Saya Kuliah di salah satu perguruan tinggi yang memang benar-benar tinggi, karena tempatnya juga lebih tinggi dibanding kampus-kampus yang lain di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saya berasal dari Kec. Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah. Saya tinggal di Pondok Pesantren Miftahussalam, Karanggeneng, Sendangadi, Kec. Mlati, Sleman ini, tepat sejak ualng tahun ke-22 saya, dan beberapa bulan setelah saya tinggal di asrama pondok, saya mulai menjadi pengurus Ikatan Santri Pondok Pesantren Miftahussalam (Iksanmas). 

Pada foto, saya adalah yang sadar kamera (tau sendiri yang man, kan), foto pada saat saya memantau kerja seksi konsumsi di salah satu acara di pondok. Saya diberi kepercayaan untuk menjadi Lurah Pondok melalui organisasi pondok, Iksanmas. Iksanmas menjadi media pembelajaran santri dalam berorganisasi di Ponpes Miftahussalam, Karanggeneng.
Selain karena permintaan orang tua, alasan saya mondok di Ponpes Miftahussalam, Karanggeneng sudah saya tuliskan pada postingan sebelumnya. Sebelumnya saya pernah ikut ngaji di salah satu Ponpes di Karangmalang, Kec. Ketanggungan, namun tidak tinggal di asramanya. Istilahnya santri kalong, hanya mengikuti kajian Hadits dan Al-Qur’an, itu juga karena permintaan orang tua dan ajakan teman-teman pada saat saya masih SLTA.

Di Jogja, saya diminta orang tua untuk mondok. Walaupun sebelumnya saya menolak, namun akhirnya saya mau. Di Ponpes Miftahussalam, Karanggeneng ini, saya belajar banyak dari kegiatan-kegiatan yang ada. Mulai dari menjadi Event Organizer kegiatan, kepanitiaan acara, manajemen organisasi sampai dengan kebersamaan dalam merawat lingkungan pondok. Menjadi pembawa acara, membawakan ceramah/ kuliah tujuh menit, menjadi Muadzin, menjadi Imam sholat wajib, vokalis grup hadroh, sampai dengan pelajaran-pelajaran (mungkin) dianggap sepele oleh anak kuliahan pada umunya antara lain manajemen kelistrikan, tata kelola ruangan (kamar), cara-cara berkebun menjadi pembelajaran yang saya yakin tidak semua mahasiswa mendapatkan dan membiasakannya.

Dan banyak lagi yang lain mengenai Iksanmas dan Ponpes Miftahussalam, Karanggeneng.

Kiranya sekian perkenalan saya, selanjutnya tunggu artikel-artikel dan informasi. Kurang dan lebihnya saya ucapkan mohon maaf dan terima kasih.

Wassalaamu’alaikum warokhmatullaahi wabarokaatuh.

ditulis pada 2 Ramadhan 1437 H | 7 Juni 2016 
terjadwal pada waktu yang sama

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ikuti kami