Pesan Dari Kyai Untuk Santri

Celoteh Santri

PESAN DARI KYAI – Masyarakat Islam sekarang banyak terjebak dengan pemikiran-pemikiran yang tanpa mereka sadari akan memecah belah umat Islam. Pemikiran yang membahayakan adalah Pemikiran Sekulerisme. Ideologi semacam ini bisa merusak cara pandang seseorang terhadap saudara muslim yang tidak sama dalam tata cara beribadah. Melihat dan mendengar orang yang berpakaian gamis dan pintar bahasa arab menurutnya Islam. Secara tidak langsung kita menilai umat Islam itu yang nampak saja, Ini Sangat BERBAHAYA.
Mengapa ? Perlu kita semua ketahui bahwasanya orang Yahudi dan Nasrani banyak juga yang pintar bahasa Arab.

Kita umat Muslim mengakui bahwasanya Allah swt tuhan kita dan Nabi Muhammad SAW adalah Nabi kita. Tetapi mengapa dalam hal tata cara beribadah masih diperdebatkan antara yang benar dan salah. Dalam Al-quran sudah jelas ada perintah untuk beribadah dan tata cara melaksanakan ibadah ada di As-Sunnah. Tetapi sekali pertanyaan mengapa harus diperdebatkan?

Energi kita akan terbuang percuma dengan memperdebatkan hal-hal yang tidak subtansial. Seharusnya umat muslim harus memikirkan bagaimana memajukan sebuah peradaban dengan mengusai Sains dan Teknologi. Bagaiman menciptakan sebuah alat yang digunakan untuk kemaslahatan umat. Bagaimana mencerdaskan kehidupan dunia dan menyehatkan masyarakat dunia. Ini yang seharusnya kita pikirkan untuk merajut asa di masa depan.
Marilah kita sadari bahwa Indonesia adalah negara besar dan jumlah muslimnya juga terbesar. Tak perlu lagi memperdebatkan masalah sholat yang berbeda antara qunut dan tidak qunut, antara dzikir bersama dan sendiri-sendiri, antara alfatihah pakai basmallah atau tidak. Semua itu tidak penting untuk diperdebatkan. Ayo membangun cara pandang yang baru dan menyehatkan antara keberagaman yang ada. Jangan kita menjadi pemecah antara saudara muslim, Mari kita bersatu untuk menyerukan “LA ILAHA ILALLAH, ALLAHU’AKBAR” Itulah pesan dari kyai kami yang selalu mengingatkan kami untuk mengusai Sains dan Teknologi.

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ikuti kami